MOVIE

Ralph Breaks The Internet; Wreck It Ralph 2

43904824165_2d0fd985a9
The saddest scene on Ralph Breaks The Internet, I think 😦

 

Setelah kemarin menemukan satu temuan mengejutkan tentang salah satu lagu tema Ralph Breaks The Internet yang diisi oleh Payung Teduh, dan secara mendadak membuat postingan intro, sekarang saatnya bercerita!

Di postingan ini saya akan membahas 2 hal yang saya tangkap dari Ralph Breaks The Internet; Wreck It Ralph 2 (read; Ralph 2). Nggak ada spoiler ya, karena alur cerita dan informasi tentang Ralph 2 bisa kamu baca di sini.

Sudah pada nonton filmnya? Sebenernya saya nggak ada rencana buat nonton Ralph 2 di bioskop, saya nggak tahu malahan kalau ada Ralph 2 ini. Berawal dari keisengan buat nyobain promo buy 1 get 1 dari kartu debit BNI, dan ngecek jadwal film yang tayang hari itu. Baru tahu ternyata ada sekuel kedua dari Wreck It Ralph, yasudah akhirnya saya menjatuhkan pilihan padanya tapi dia tak pernah menoleh padaku~

 

Okeh, mari kita lets go!

Sedikit cerita ya, perjalanan dimulai ketika Vanellope sambat kepada Ralph perihal rasa bosan yang menghampirinya di Sugar Rush. Vanellope merasa bosan karena dia terus menjalani rutinitas yang sama setiap hari. Melewati lintasan yang sama, rintangan yang sama, lawan yang sama. Mengetahui rintangan di setiap lintasan, kapan bola-bola akan jatuh, dan yang lainnya. Vanellope butuh tantangan baru, sampai pada Ralph mewujudkannya.

Seperti yang kita tahu betapa Ralph -sebagai teman- begitu menyayangi Vanellope. Ralph berusaha mewujudkan keinginan Vanellope dengan membuatkannya lintasan baru di Sugar Rush, lintasan yang tak tercatat dalam arcade yang akhirnya membuat insiden patahnya kendali/stir game Sugar Rush. Game Sugar Rush dicabut dan Vanellope serta seluruh penduduk Sugar Rush terancam tunawisma. Perjalanan dalam dunia internet pun dimulai.

 

  1. Internet
Ralph Breaks the Internet: Wreck-It Ralph 2
source; google
  • The Internet

Penggambaran dunia internet dalam Ralph 2 seperti sebuah kota. Social media platform  tertata rapi menjadi gedung-gedung besar. Ada orang-orang yang menggambarkan kita (user) dalam dunia internet. Lalu begitu sampai pada pintu masuk, kita disambut oleh Mr.Knowsmore yang akan membantu kita menuju tempat yang kita mau. Hanya perlu mengatakan kata kunci lalu dia akan memberi beberapa pilihan tempat untuk kita tuju. Ya! Mr.Knowsmore ini ibarat mesin pencari seperti Google, Bing, dan sebagainya. Sekali ketik kata kunci lalu muncul banyak link yang bisa kita pilih. Sama ya seperti kita setiap kali masuk ke internet, yang pertama kita buka adalah mesin pencari, ya nggak? :p

 

Ralph2_t670
source

Pernah kena pop-up atau iklan pas buka web? Ada juga nih di sini. Bakalan ada yang tiba-tiba muncul sambil bawa papan dan nawarin sesuatu, yang sering kita sebut Spam. Ada Spamley yang bakalan membantu Ralph dan Vanellope untuk cari uang di internet setelah kekonyolan mereka berdua mengikuti lelang di e-Bay dan memenangkan harga tertinggi. Padahal kan mereka berdua adalah penyusup di dunia maya, tidak ada di dunia nyata apalagi sampai punya kartu kredit buat bayar barang di e-Bay. Akhirnya kelabakan deh cari piti 24 ribu dollar dalam 24 jam. Tobat deh~

Spamley memberikan pekerjaan yang membuat Ralph dan Vanellope masuk ke dalam game Slaughter Race. Adegan yang cukup menegangkan karena selangkah lagi Vanellope berhasil membawa mobil incaran yang bisa dijual senilai 40 ribu dollar digagalkan oleh pemiliknya, Shank dan kawan-kawan. Setelah mendengar cerita dari Vanellope, Shank berbaik hati membantu dan mempertemukan Ralph dan Vanellope pada Yesss.

 

  • Yesss and The Algorithm
Ralph_Breaks_the_Internet_Yesss
source

Yesss di sini ini seperti otak-otaknya ya :D, ibaratnya kayak yang punya internet haha. Yesss adalah seorang ahli algoritma BuzzTube (kedengarannya seperti gabungan Buzzfeed dan YouTube ya, tapi saya belum cek yang ini hehe).

Ralph dan Vanellope datang kepada Yesss untuk meminta bantuan sebab Shank memberi tahu bahwa cara tercepat mendapatkan uang adalah dengan membuat video dan mengunggahnya di BuzzTube.

Yesss memberi tahu video apa saja yang sedang viral lalu membantu Ralph membuatnya. Seketika semua video Ralph menarik banyak perhatian dan tentu saja menjadi viral.

Voila!, they make it happen within 24 hours.

 

  • Bad Comments

Saat Ralph mencari Vanellope, Ralph tidak sengaja masuk ke suatu ruangan yang membuatnya bersedih. The Comments, Ralph masuk dalam ruang komentar dan membaca begitu banyak komentar buruk tentangnya. Saya lupa bagaimana kalimat yang dikatakan Yesss pada Ralph saat itu. Kira-kira seperti ini artinya; satu hal yang lebih baik dilakukan di internet adalah; jangan baca komentarnya. 

Begitu banyak yang mengolok-olok Ralph, body shaming, menganggapnya tak berguna dan hanya membuat masalah, berkata kotor, dan komentar buruk lainnya, tanpa mereka tahu betapa kerasnya perjuangan Ralph untuk Vanellope.

Ya, gambaran yang sama persis seperti yang kita alami sehari hari antara dunia nyata dan dunia maya. Banyak orang-orang memberi label atas asumsi yang mereka miliki tanpa mengetahui kejadian/maksud sebenarnya. Menghakimi secara sepihak dan tidak mau memandang dari sisi yang lain dan yang lebih tragis, sering kali orang berkomentar atas apa yang sebenarnya tidak mereka ketahui. Memberi komentar buruk terhadap orang yang sama sekali tidak kita kenal, yang bisa jadi beban mental untuk orang tersebut di kemudian hari. Jangan seperti itu ya teman-teman, mari jadi pengguna internet yang baik ^^,)

 

  • The Virus

Nggak ketinggalan juga buat yang satu ini. Virus alias gong permasalahan dalam Ralph 2. Ralph memesan sebuah virus untuk diletakkan di Slaughter Race agar membuat Vanellope tidak betah dan mau pulang ke arcade. Tapi sepertinya cara Ralph untuk membawa Vanellope kembali pulang ke arcade kurang tepat ya. Ralph patah hati saat mendengar percakapan antara Shank dan Vanellope dan membuat semuanya semakin runyam. Yah namanya juga virus 😦

 

2. Friendship

43904824165_2d0fd985a9

Sejak kemunculan sekuel pertamanya, Wreck It Ralph ini kental sekali dengan tema friendship/pertemanan. Memiliki satu permasalahan yang hampir sama membuat Ralph dan Vanellope saling membantu dan berjuang bersama. Pada sekuel pertamanya, Ralph membantu Vanellope untuk mendapatkan haknya kembali sebagai racer di Sugar Rush. Bahkan dari sana kita ketahui bahwa sebenarnya Vanellope adalah bintang utama dalam Sugar Rush, she is The Princess of it! Meskipun dalam perjalanannya, Ralph lebih sering melakukan kecerobohan yang berujung satu kesalahan fatal.

Dalam sekuel keduanya pun, masih dengan pola yang sama. Ralph ingin membantu Vanellope mengatasi kebosanannya dalam arcade, tentu saja dalam perjalanannya diwarnai dengan kecerobohan dan masalah lagi dan lagi. Namun muncul konflik baru pada perbedaan pandangan antara Ralph dan Vanellope; Ralph menikmati rutinitasnya dalam arcade sementara Vanellope menginginkan sesuatu yang baru, yang tidak ia temukan dalam Sugar Rush.

Ralph sangat terpukul saat mendengar Vanellope lebih memilih tinggal dalam Slaughter Race bersama Shank. Seketika itu juga Ralph memesan sebuah virus untuk membuat Slaughter Race membosankan dan Vanellope mau pulang kembali ke arcade. Virus yang dipesan Ralph memiliki kemampuan mendeteksi ketidaksempurnaan game dan menyebarkannya ke seluruh penjuru game. Tragisnya, pertama kali yang dilihat virus dalam Slaughter Race adalah Vanellope dan ketidaksempurnaannya –her glitch-. Game harus dimulai ulang (reboot) dan Vanellope harus keluar secepatnya agar tidak musnah dalam Slaughter Race. Pintu game sudah tertutup dan Ralph terpaksa menjebol tembok Slaughter Race untuk menyelamatkan Vanellope. Sayangnya, virus itu pun ikut keluar dan menyebar ke seluruh penjuru internet.

Tahu apa yang pertama kali si virus lihat di internet? Ralph! So that’s why it called Ralph Breaks The Internet.

Balik lagi ke “pertemanan”, setelah mendengar perkataan Shank kepada Vanellope juga mendegarkan Sebuah Lagu secara berulang-ulang, saya setuju dengan apa yang dikatakan Shank. Benar bahwa kita tidak harus selalu memiliki mimpi/tujuan yang sama dengan sahabat/teman kita. Meskipun kalau punya mimpi yang sama, sepertinya akan lebih menyenangkan ya hehe. Tapi lebih dari semua itu, yang paling penting adalah saling mendukung dalam kebaikan dan membersamai dalam berbagai situasi. Seneng bareng, susah juga bareng. Pasti kerasa banget kan pertemanan yang kayak gitu. Udah nggak temen lagi kayaknya ya, jadi kayak keluarga, bener nggak?

Sama halnya saat Ralph membaca komen buruk tentangnya di internet. Kita juga sering denger omongan-omongan nggak enak tentang kita yang sebenarnya mereka sendiri nggak tahu tentang kita dan apa yang sedang kita alami. Yang lebih tau ya orang-orang terdekat kita, teman-teman kita yang selalu siap sedia dan membersamai setiap keadaan kita. Mereka begitu berharga *_*

Sepakat nggak?

 

Bonus:  The Princesses RALPH BREAKS THE INTERNET

source

Kemunculan putri-putri Disney ini jadi penyegar, menurut saya sih ya hehe. Apalagi celoteh mereka bersama Vanellope saat berganti kostum casual seperti pakaian kita sehari-hari. Haha bikin gemes!

 

Overall, Ralph Breaks The Internet ini menurut saya berhasil ya, 9.5/10 for them! Tema pertemanan yang menjadi ciri khas Wreck It Ralph dan memasukkan “internet” membuat Ralph 2 seperti gambaran kehidupan sosial manusia sekarang ini. Kerasnya kehidupan dunia maya membuat kita harus lebih sadar untuk sekadar mengikuti arus atau menjadi smart user untuk perangkat dan media sosial yang kita miliki. Serta kisah Ralph dan Vanellope yang memberikan gambaran kepada kita untuk tetap berjuang dan membersamai perjaalanan seorang teman meskipun tidak lagi satu tujuan.

 

Salam Rahayu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s