SERPIHAN, Uncategorized

Shelter

image

Apa yang kau lihat di atas sana? Masih ingat jugakah dengan sebuah gambar tentang sepasang kipas dan lampu? Disana telah aku ibaratkan bahwa aku adalah kipas yang terus bergerak, dan kamu adalah sebuah lampu yang terus menyala dengan terangnya.

Kali ini, detik-detik menunggu dosen yang tak kunjung datang ke kelas. Aku duduk menengadah, menyandarkan leherku yang lelah. Di dalam ruangan hampir empat puluh kepala, di benakku tertuju pada sebuah wajah yang bahkan dia tidak ada disini. Sebuah wajah yang berada di rongga paling dalam. -paling-dalam-

“Maybe I have said something that was wrong. Can I make it better with the lights turn on?” Birdy – Shelter

I keep turning on my lights, but yours still off.

Advertisements
Uncategorized

Oktober 2012

Kepada Tuhan, Penjaga seluruh alam. Penjaga seluruh hati yang resah. Penjaga jiwa-jiwa yang gundah. Pelindung mata-mata yang lelah. Pemberi kedamaian dari segala arah. Aku panjatkan doa kepadaMu, lindungilah para calon imam yang masih mengemban tugas mereka utnuk belajar. Lindungilah mereka, orang-orang yang sangat aku cintai tanpa dapat menyentuh dan memiliki mereka satu persatu. Tanpa dapat menyeka air mata mereka dikala bersedih dan membangkitkan mereka di saat tertatih. . . .

Lindungi pemuda hitam manis di benua seberang sana. Jauhkan dia dari segala macam kesombongan. Beri dia kesehatan dan kekuatan dalam perantauannya. Jadikanlah dia sebaik-baiknya seorang imam.

Aku sangat bersyukur telah Engkau hadirkan mereka dalam hidup ini. Telah Engkau ijinkan aku untuk mengenal mereka dengan baik. Aku banyak belajar dari mereka. Aku belajar bahwa menjadi penjaga hati untuk seorang lelaki itu tidaklah mudah. Tidak semudah aku menyatakan “aku suka kamu” atau “aku cinta kamu”. Menjadi setia juga perkara mudah, tapi konsisten dan taat pada sang imam adalah perjalanan panjang menyeberangi samudra sebelum sampai daratan dimana kita seharusnya berlabuh…

Aku banyak belajar dari mereka, bahwa yang dipegang dari seorang laki-laki adalah ucapannya, apakah hanya sebatas omong atau memang ngemong. Dan yang dipegang dari seorang wanita (menurutku) adalah kasih sayang tulus dan kesetiaannya. . .terhadap Yang Satu, setelah itu Sang Maha akan menuntun wanita tersebut kembali ke asalnya. Rusuk yang sudah disiapkan pada rongga yang semestinya. Tuhan, aku beruntung memilikiMu Yang Mahamendengar dan tidak pernah menuli.

Sekarang aku tidak harus khawatir akan kemana aku berlabuh dan menjatuhkan jangkar, karena memang itu bukan tugasku. Aku adalah daratan di tepian samudra yang luas, tugasku adalah bersabar dan menanti kapal yang akan singgah di pelabuhan terindahku. . .bukan sebagai turis yang hanya singgah lalu pergi lagi, melainkan ia yang akan berani menjatuhkan jangkarnya. . . .dan membangun bahtera bersamaku…

Aku akan dengan setia menunggumu, sebuah rongga yang sudah disiapkan untukku, sebuah tempat dimana aku bisa dengan ikhlas berbagi semua rasa bersamamu…

Oktober 2012

Semarang -dimana banyak orang datang lalu pergi (tak berbekas)-

Uncategorized

Kekurangan yang bisa menjadi kelebihan bagi yang lain.

1

Beberapa bulan yang lalu sudah dimulai audisi pencarian bakat X-Factor di Indonesia dan ditanyangkan perdana pada 28 Desember 2012 lalu. Saya cukup tertarik dengan adanya ajang ini karena yang dicari adalah calon-calon penyanyi yang memiliki faktor-X yang membuat mereka akan lebih berjaya dan mudah diingat di dunia tarik suara. Ratusan ribu orang ikut berpartisipasi dalam ajang pancarian bakat yang diadakan di beberapa kota besar di Indonesia. Sayang Kota Semarang terlewatkan, kalau ada audisi X-Factor di Semarang saya nggak ikut juga sihh :p …

Keberagaman peserta audisi ini bisa bikin geli, ketawa terbahak, nangis haru atau bahkan merinding sampe ke dalem-dalem deh. Daaann…tiba pada episode dimana Iin Nur Indah bernyanyi. Mahasiswi hukum Universitas Hasanudin ini berjuang dengan Skoliosis yang dideritanya sejak di bangku SMP. Gadis manis asal Makassar ini ingin membuktikan bahwa penderita skoliosis pun bisa berkarya dan sukses, dan Iin sudah membuktikannya dengan mengantongi 3 Yes dari ketiga juri X-Factor Indonesia. Suara yang Iin miliki tak tanggung-tanggung, tak kalah dengan suara Adele saat ia menyanyikan tembang Don’t You Remember pada saat audisi. Dia menyanyi dari hati, dan lebih mengiris hati saya gegara keinget ma*sinyal hilang*….

Tidak perlu banyak celoteh dari saya ya..mari kita dengarkan suara indah milik Iin Nur Indah, nama dan suaranya begitu Indah :))

When…will I see you again ?